Manfaatkan Keberadaan Ralali! #2019JadiPengusaha

Manfaatkan Keberadaan Ralali! #2019JadiPengusaha

Sebuah Kisah dari Masa Lalu

Hari ini tepat 5 tahun ketika saya mulai merencanakan untuk membuat usaha offline sebagai sampingan kegiatan ngeblog. Usaha yang waktu itu saya pilih adalah ‘Barber Shop’ alias Pangkas Rambut.

Adapun alasan utama memilih usaha ini adalah karena saya merasa Tren fashion dan lifestyle akan selalu dibutuhkan oleh generasi milenial, terlebih lagi pangkas rambut itu efisien karena model usahanya jasa jadi saya hanya mengeluarkan biaya di awal saja untuk pengadaan barang dan mencari pegawai.

Dan itu Sungguh pemikiran yang naif, terbukti pada akhirnya dua hal tersebut kemudian yang menjadi penyebab utama ditutupnya usaha saya hehehe…

Kamu tidak perlu menunggu menjadi Hebat terlebih dahulu untuk memulai sesuatu, Tapi mulailah sekarang agar Kamu menjadi Hebat
(anonim)

Yups… harus diakui alasan gagalnya barber shop itu adalah karena keinginan saya yang berlebihan. Saya terlalu fokus pada tampilan sempurnanya dan mengabaikan yang lain, karena itu untuk teman-teman yang berkeinginan membuka usaha pangkas rambut mungkin bisa mengambil pembelajaran dari Pengalaman saya.

 

Berikut ini adalah beberapa hal yang sebaiknya teman perhatikan ketika berbisnis pangkas rambut:

Harga dan Ketersediaan Alat

Jujur saja Saya tak menyangka alat-alat barber shop itu harganya lumayan, jangankan yang berukuran besar gunting kecil saja harganya cukup untuk membuat kepala saya geleng-geleng, harganya bisa berkali-kali lipat gunting biasa.

Menurut saya penyebab utama melonjaknya harga itu salah satunya disebabkan karena langkanya ketersediaan barang, dan memang waktu itu di sekitar tempat tinggal saya sangat sulit untuk menemukan barang yang diinginkan, dari sekian banyak toko hanya satu yang memiliki stoknya.

Mau order online?

Takut…., saya takut tak nanti barang tak sesuai dengan yang diharapkan.

Fokus Utama pada Servis

Alih-alih fokus pada kualitas servis, fokus saya malah lebih banyak tertuju pada interior ruangan. Memang sih keberadaan AC, Kipas Angin, TV dan sebagainya membuat pelanggan betah, tapi itu kan sebenarnya nomor dua karena yang sebenarnya yang mereka cari sebenarnya itu kan adalah ‘pangkas rambutnya’.

Buat Perjanjian ‘Hitam di Atas Putih’

Ini adalah kesalahan terbesar saya. Sebagai orang yang tidak punya keterampilan dalam memangkas rambut saya kemudian mempekerjakan orang lain untuk melakukannya. Waktu itu ada beberapa kawan dekat yang punya skill mencukur rambut ikut bergabung.

Pada awalnya saya merasa tak keberatan jika kami melakukan kerjasama tanpa perjanjian hitam di atas putih, selain sudah sepakat dalam bentuk lisan kami juga sudah mengenal satu sama lain.

Tapi waktu pun membuktikan kalau ‘kontrak kerja’ itu perlu. Karena kita tidak pernah tahu kapan seseorang itu sedang berada dalam kondisi ‘putus cinta, Malas atau Mager” yang kemudian menyebabkan ketidakhadiran mereka pada saat jam kerja.

#2019JadiPengusaha

2019 Jadi Pengusaha!

Bayangan kegagalan di tahun 2014 silam membekas sangat dalam ingatan, bukan hanya karena modal yang dikeluarkan tapi juga karena stress yang ditimbulkannya. Hal itu pula yang kemudian membuat saya takut untuk kembali mencoba menjadi pengusaha.

Hingga kemudian quote keren dari alm. Om Bob Sadino mulai mengobati semangat saya.

Keberhasilan itu adalah sebuah titik kecil yang berada di puncak segunung kegagalan. Maka kalau mau sukses, carilah kegagalan sebanyak-banyaknya (Bob Sadino)

Pemilihan dekat Kawasan Pendidikan 

Karena dari awal target saya adalah ‘Millenials” maka pemilihan lokasi ini sangat penting.

Lalu bagaimana jika tempatnya tidak tersedia?

Solusinya bisa dengan membuat lokasi portable. Mungkin dengan cara mendesainnya di atas motor yang memiliki bak dibelakangnya atau mobil kap terbuka. Dengan begitu kita bisa berpindah-pindah tempat dengan mudah.

Pemilihan Karyawan yang Tepat

Ini berlaku untuk yang tidak memiliki skill memangkas rambut seperti saya. Teman bisa memanfaatkan sosial media untuk menemukan karyawan yang tepat sesuai kriteria.

 

Dan perlu untuk diingat siapkan kontrak yang jelas mengenai gaji, jam kerja dll untuk menghindari masalah dikemudian hari.

Alat Berkualitas Dengan Harga Hemat

Salah satu yang membedakan membangun usaha pangkas rambut sekarang dengan tahun 2014 adalah ketersediaan barang.

Jika dulu saya harus bergerilya mengunjungi satu toko ke toko lain untuk menemukan perlengkapan pangkas rambut yang tepat maka sekarang terbalik 180 derajat. Sekarang saya yang di datangi oleh barangnya.

Di tahun 2019 ini saya hanya perlu duduk di depan layar komputer/laptop/tab/smartphone ditambah koneksi internet, dan “Boom!” dengan bebera klik saja berbagai barang ‘Barber Shop’ yang dibutuhkan kemudian bermunculan.

Oh iya website yang Saya perlu buka hanya satu, yaitu www.ralali.com saja.

Ralali.com Si penyedia Segala

Ralali.Com Adalah Platform Belanja Kebutuhan Bisnis Pertama Di Indonesia yang bersifat B2B alias business-to-business. Dengan kata lain Ralali berfungsi sebagai mediator antara pembeli dan penyedia barang dalam jumlah besar.

Jadi Ralali tidak melayani pembelian dalam jumlah kecil?

Tetap melayani dong, sebagaimana layaknya platfom belanja online lainnya, hanya saja harga akan jauh lebih murah jika teman membeli produk dalam jumlah banyak. Simpelnya seperti berbelanja Grosir, beli 5 akan lebih murah dibandingkan beli 1.

Apakah Ralali.com terpercaya?

Ralali.com berdiri sejak tahun 2014, dengan digawangi oleh tim yang berpengalaman membuatnya memiliki 11.000 vendor terpercaya, 135.000 pelanggan, 250.000 produk, dan 2 juta pengunjung dari seluruh Indonesia/bulan. Tak heran jika kemudian pencapaian itu menjadikan Ralali.com sebagai B2B Marketplace terbesar di Indonesia.

Gambar dibawah ini telah menjadi buktinya/

Ralali.com ini adalah website asli karya anak negeri. Ralali berasal dari ungkapan bahasa Jawa “Ora Lali” yang berarti “tidak lupa”, “Tidak Terlupakan”

Joseph Aditya selaku Co Founder Ralali.com mengatakan pemilihan nama tersebut memiliki makna filosofi yaitu “ingin mambawa cita rasa lokal ke dunia internasional.”

Apa yang membuat Pengusaha/Korporasi dll harus Memilih Ralali?

Credible

Sebagai B2B Marketplace terbesar di Indonesia dan membukukan pendanaan dari investor terkemuka Asia.  Ralali telah membuktikan kualitas servis, produk dan kinerjanya dimata klien maupun investor.

Reliable

Sistem Ralali memudahkan untuk dilakukan pengawasan sehingga lebih efektif untuk mencegah praktik Korupsi. Dengan teknologi Ralali.com yang modern,berbelanja kebutuhan bisnis menjadi lebih cepat, aman dan transparan.  

Relationship

Ralali adalah partner terdekat anda dalam berbisnis. Ralali mendukung dan membantu para pebisnis di Indonesia untuk tumbuh berkembang seiring dengan berjalannya waktu

Bagaimana Cara berbelanja di Ralali.com?

Hampir sama dengan toko online lainnya, yang membedakannya hanya pada pilihan jumlah yang dibeli. Semakin banyak yang teman beli maka akan semakin murah pula harga produk.

oh iya, Teman tidak perlu khawatir dengan metode pembayarannya, karena Ralali.com menyediakan banyak variasi pembayaran. Asyik kan?!

KESIMPULAN

  1. Menjadi pengusaha di tahun 2019 semakin mudah dengan hadirnya Ralali.com.
  2. Korporat, Instansi pemerintah dan perusahaan direkomendasikan menggunakan Ralali.com, karena Sistem Ralali yang canggih dan Transparan mampu mencegah praktek korupsi.
  3. Berbelanja dengan jumlah besar di Ralali.com akan memberikan keuntungan yang berlipat.

nah itulah garis besar dari Pengalaman Jadi Pengusaha, Resolusi Saya di 2019 dan Kehebatan Ralali.com. semoga teman bisa mendapat manfaat dari artikel ini. aamiin

Mau Berhasil? Carilah kegagalan sebanyak-banyaknya (Bob Sadino)

This Post Has 12 Comments

  1. Semoga tercapai om mimpi bisnis 2019nya. Mantap selalu suka dengan kartunnya. Tulisannya makin keren.

    1. Alhamdulillah.. thnks udah mampir brooo

  2. Mantabbb bang jadi pengen PotRam disitu hehehe, pasti makin kece deh

    1. usaha yang pertama tutup bro, semoga di tahun ini bisa memulai lagi dan sukses. aamiin

  3. semangat kawan, jangan patah semangat untuk menjadi pengusaha. karena jadi pengusaha itu mulia.

    1. siaaaappppp!

  4. awalnya saya kira kalau belanja di Ralali itu jumlahnya harus puluhan sampai ratusan loh, tapi ternyata kurang dari 10 pun bisa. ketinggal info saya

    1. nggak kok, dibawah 10 pun bisa ^_^

  5. gara-gara baca ini saya jadi bersemangat. bisnis pangkas rambut tampaknya menarik ya, coba nanti saya pelajari dulu

    1. siappppp, semangat terus Sobat

  6. Saya juga lebih suka cukur di barbershop, hasilnya lebih bagus, mahal dikit gapapa yang penting puas

    1. mantap broooo

Tinggalkan Balasan

Close Menu