Hari Gini Nggak Cintai Mata…? Apa Kata Dunia…?!!

Percaya nggak kalo apa yang diucapkan oleh tokoh komik di atas adalah fakta?

yang khasiat foto mantan itu…?

Yups…

Ah… bohong!

Ane Serius loh, kalau mau tau penjelasannya baca artikel ini sampai habis ya…, ntar Sobat pasti bakalan paham maksud Ane ^_^

……?!

…………………………………………

Ane dan teman-teman blogger lainnya diundang untuk mengikuti acara “Lokakarya Kesehatan Mata bagi Blogger” oleh Dinas Kesehatan Provinsi NTB. Dalam acara yang membahas tentang berbagai kelainan dan penyakit Mata ini menghadirkan Kasi Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi NTB: Dr. Zainul Arifin, M.PH, Kasi Promosi Kesehatan Dinas Provinsi NTB: Dudut Eko Juliawan, SKM., MPH dan dari Yayasan FHF  Novia Purnamasarisebagai narasumber.

Kiri ke kanan: Mbak Novia Purnamasari, Bapak Dr. Zainul Arifin, M.PH dan Ibu

Jujur saja Durasi acara yang dilangsungkan di Aula Dikes ini memang terbilang singkat, namun walau begitu ada banyak sekali informasi yang bisa Ane dapatkan dalam kesempatan itu.  

Share dong….

Pastinya Sob, sebagai blogger yang baik dan rajin menabung Ane pasti bakalan bagi info kerennya kepada Sobat sekalian. Oke deh kalau begitu langsung aja ya, Cekibrot:

~*Fakta Penyakit Mata

Kasi Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi NTB: Dr. Zainul Arifin

Menurut data yang diperoleh WHO tahun 2014 ada 285 juta orang yang terganggu penglihatannya dan 82% nya berusia 50 tahun ke atas. Tapi Tahukah Sobat kalau penyebab utama kebutaan  Di negara yang berpenghasilan menengah dan rendah itu adalah penyakit katarak.

Katarak…? Apa itu…?

Secara definisi katarak adalah kekeruhan pada lensa mata sehingga menyebabkan turunnya tajam penglihatan. Jadi mereka yang terkena katarak daya pandangnya akan terlihat seperti dari balik air terjun atau kabut putih.

Oooh..

Perlu untuk Sobat ketahui, di Indonesia ada 240.000 kasus baru dan 70.000 operasi katarak yang dilakukan setiap tahunnya. Nah.. di NTB sendiri menurut survey yang dilakukan oleh RAAB pada tahun 2014 lalu menyebutkan kalau Katarak adalah penyebab 78% kebutaan yang di NTB .

Besar banget kan jumlahnya…?

Astaga….

Memangnya  penyebab Katarak itu apa sih….?

Belum diketahui secara pasti, namun dari fakta yang terjadi dilapangan dapat disimpulkan penyebabnya adalah sebagai berikut:

  • Usia tua
  • Obat-obatan (Kortikosteroid, Phenotiazine, Miotikum, Amiodarone)
  • Trauma (Ruda Paksa)/Kecelakaan
  • Radiasi
  • Gangguan Metabolik (Penyakit Diabetes)
  • Nutrisi

Nah Loh.. itu kok ada obat-obatan sebagai penyebab katarak?

Yups… itu karena pengaruh  jangka panjang obat tersebut berpotensi menyebabkan penyakit katarak

Trus kenapa obatnya masih dibolehkan beredar? Kan berbahaya?

Hehe nggak sepenuhnya benar Sob, karena di sisi lain obat-obatan tersebut juga memiliki fungsi lain yang tak kalah penting. Jadi simpelnya “Keberadaan obat tersebut masih dibutuhkan.”

Lalu apakah Katarak itu bisa disembuhkan…?

Bisa! dan kabar baiknya Operasinya ‘free’ alias gratis

Ah… itu paling untuk yang punya BPJS aja

Nggak kok, mereka yang nggak punya BPJS juga bisa mendapatkan operasi Gratis. Silahkan saja langsung menghubungi Dinas Kesehatan terdekat. Ini serius loh

Waah… keren kalau begitu

Jadi tolong info ini tolong disebarkan ya Sob

~*Pentingnya Menjaga Kesehatan Sejak Dini

Ane yakin Sobat sekalian tentu tau kalau “mencegah itu lebih baik daripada mengobati”.

*ngangguk

Karena itulah pemerintah melalui Dinas kesehatan berusaha sedini mungkin melakukan pencegahan terjadinya pencegahan penyakit mata kepada generasi muda Indonesia. Salah satu cara yang ditempuh adalah dengan bekerjasama dengan sebuah Yayasan dari Australia bernama‘Fred Hollows Foundation” atau biasa disebut FHF.

Eh… nama Yayasan ini kok baru Ane dengar ya…?

FHF ini adalah Lembaga internasional non-pemerintah yang bersifat non-sektarian, non-politik dan nir-laba yang berkedudukan di Sydney Australia. Didirikan pada September 1992, Lembaga ini bekerja  untuk meningkatkan kualitas kesehatan mata bagi orang-orang di negara-negara berkembang dan untuk warga pribumi Australia

Loh… untuk kok warga Australia sih?

Ya iyalah….. Kan emang Organisasinya punya Australia ^_^ jadi wajarlah kalau  tujuan awalnya adalah untuk menyehatkan warganya. Nah.. karena keberhasilan di negaranya mereka kemudian bekerjasama dengan Indonesia sejak tahun 2012 dan Per 30 Maret 2017 memiliki MOU dengan Kemenkes.

Wow….!

Berdasarkan informasi Mbak Novia Purnamasari Ada 2 program program yang telah dilakukan Kemenkes bersama FHF.

-Seeing is Believing (SIB)

Program ini bertujuan untuk mengurangi angka kebutaan di usia sekolah antara 7 – 15 tahun yang mengikuti pendidikan di Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP). Program ini telah dilakukan di Kabupaten Lombok Barat, Kota Mataram, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Sumbawa Barat.

Deteksi dini dan rujukan kasus kelainan refraksi di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) adalah hasil yang diharapkan dari program ini.

-Projek Vision for Indonesia people (VIP)

Program ini ditujukan untuk masyarakat umum yang mengalami gangguan penglihatan dan kebutaan karena katarak di Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat.

Adapun hasil yang diharapkan dari program ini adalah

  • Peningkatan kapasitas SDM (pelatihan) dari Dinas Kesehatan Provinsi, Dinkes Kabupaten, Puskesmas, Kader
  • Penanggulangan Gangguan Penglihatan dan Kebutaan melalui upaya promotif (advokasi, sosialisasi, pemberdayaan masyarakat, kemitraan, dan media KIE) dan preventif.

Kasi Promosi Kesehatan Dinas Provinsi NTB: Dudut Eko Juliawan

~*Ayo Sayangi dan Jaga Kesehatan Mata

Sebagai seorang blogger yang sebagian besar jam bangunnya dihabiskan didepan monitor (ceileh.. gayanya) kesehatan mata itu adalah poin paling penting. Nah.. karena itu Dinas Kesehatan memberikan tips untuk Sobat yang sering berada di depan layar monitor. Berikut tipsnya:

Jangan terlalu lama menatap monitor, jadi usahakan untuk mengalihkan pandangan sesaat untuk melihat sekitar.

Optional: Sobat bisa memasang foto mantan di tembok atau di dinding kamar, jadi dengan begitu Sobat bisa sejenak mengurangi fokus pada monitor. (Ng.. tapi jangan ampe terlalu lama bapernya yak, ntar kerjaannya malah nggak selesai lagi 😀 😀 😀 .)

Usahakan setiap 1-2 jam Sobat beranjak sejenak dari layar monitor untuk mengistirahatkan mata dan menggerakan tubuh.

Perbanyak konsumsi sayur dan buah.

Nah… gimana? sekarang Sobat sudah paham kan maksud Ane..?

Yups.. ^_^

Eh.. tapi jangan Cuma dibaca doang ya, pastikan juga Sobat info tentang operasi katarak itu ya, agar tingkat kesehatan masyarakat NTB khususnya dan Indonesia semakin meningkat.

Continue Reading
Close Menu